Kapan Nabi ﷺ Wafat ?
Shafiyurrahman al-Mubarakfuriy berkata,
“Hal itu terjadi selagi waktu Dhuha sudah terasa panas, pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awwal 11 H., dengan usia enam puluh tiga tahun lebih empat hari.” (ar-Rahiq al Makhtum,1/466)
Saat ajal kematian datang, dengan apa nabi ﷺ berwasiat ?
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,
كَانَتْ عَامَّةُ وَصِيَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ حِيْنَ حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ وَهُوَ يُغَرْغِرُ بِنَفَسِهِ ( الصَّلَاةَ . وَمَامَلَكَتْ أَيْمَانِكُمْ )
“Kebanyakan wasiat Rasulullah ﷺ pada saat ajal kematian datang kepada beliau sementara nafas beliau tersendat-sendat adalah, ‘(Jagalah) shalat dan (bertakwalah kepada Allah) berkenaan dengan hamba sahaya kalian.” (Sunan Ibnu Majah, no. 2697)
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata,
كَانَ آخِرُ كَلَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ الصَّلَاةَ اتَّقُوا اللَّهَ فِيمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ
“Akhir perkataan Rasulullah ﷺ adalah, ‘(Jagalah) shalat. (Jagalah) shalat. Betakwalah kalian kepada Allah berkenaan dengan hamba sahaya kalian.” (Musnad Ahmad, no. 585)
Ini tanpa disangsikan, menunjukkan kepada kita akan besarnya kedudukan shalat di dalam agama Islam, dan begitu besarnya perhatian Nabi kita kepada shalat.
Jagalah shalat…Jagalah shalat!
Ini adalah wasiat Nabi kalian, ia termasuk ke dalam sabda terakhir yang disimak dari beliau.
Wahai orang-orang yang mencintai Nabi, jagalah shalat, jagalah shalat, ini adalah wasiat dan pesan beliau kepada kalian.
(Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin al-Badr, Ta’zhimu as-Shalati, hal. 18)



