Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَتَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu ?
Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (Az-Zukhruf : 32)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,
ارْضَ بِمَا قَسَمَ اللهُ تَكُنْ مِنْ أَغْنَى النَّاسِ، وَاجْتَنِبْ المَحَارِمَ تَكُنْ مِنْ أَوْرَعِ النَّاسِ، وَأَدِّ مَا افْتُرِضَ عَلَيْك تَكُنْ مِنْ أَعْبَدِ النَّاسِ
Ridhalah atas apa yang telah Allah bagikan kepadamu niscaya engkau akan tergolong orang yang paling kaya.
Jauhilah hal-hal yang diharamkan niscaya engkau akan menjadi manusia yang paling wara’.
Tunaikanlah apa saja yang telah diwajibkan atasmu niscaya engkau akan menjadi manusia yang paling tekun beribadah.
(Muhammad bin Ahmad adz-Dzahabiy, Siyar A’lam an-Nubala, 1/442)



