Allah ﷻ berfirman :

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

“Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya.” (Al-Bayyinah : 5)

Imam Hasan al-Bashriy rahimahullah mengatakan :

“Semoga Allah ﷻ merahmati seorang hamba. Apabila muncul keinginan untuk melakukan sesuatu, maka dia akan pikirkan terlebih dahulu. Dan apabila hal itu murni karena Allah ﷻ (ikhlas) maka dia lanjutkan, namun apabila bukan karena Allah ﷻ maka ia urungkan.”

(Mukhtashar Minhaj Al Qashidin, hal. 470)