Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمًلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik apa yang aku dan para nabi sebelumku katakan adalah ‘Tidak ada sesembahan yang hak selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya-lah kerajaan, dan bagi-Nya-lah pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. at-Tirmidzi)

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”

Karena ;
(1) Letak sisi kebaikannya terdapat pada agungnya kedudukan hari ini di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
(2) Letak sisi kebaikannya juga terdapat pada bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengijabah (doa) orang yang berdoa kepada-Nya (pada hari ini).
(3) Letak sisi kebaikannya juga terdapat pada bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pahala kepada orang yang menyibukkan dirinya dengan berdoa kepada-Nya pada hari ini.

Karena itu, sibukkanlah diri Anda di hari Arafah ini dengan doa dan dzikir kepada-Nya.

(Prof.Dr. Khalid bin Abdullah al-Mushlih, Fadhlu al-‘Asyri Min Dzilhijjati, hal.18)