Perihal kuburan, akhir tempat persinggahan kehidupan insan di dunia, awal tempat persinggahan kehidupan akhiratnya, Nabi ﷺ mengatakan,
إِنَّ هَذِهِ الْقُبُورَ مَمْلُوءَةٌ ظُلْمَةً عَلَى أَهْلِهَا
“Sesungguhnya kuburan-kuburan ini telah dipenuhi kegelapan bagi penghuninya.” (Shahih Muslim, no. 2259)
Agar kuburan kita nantinya terang, upaya apa yang dapat kita lakukan selagi belum singgah di kuburan ?
Upaya yang dapat kita lakukan, di antaranya adalah mempelajari kebaikan dan mengamalkan kebaikan, serta mengajarkan kebaikan.
Ka’ab al-Ahbar Radhiyallāhu ‘anhu mengatakan,
“Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewahyukan kepada Musa ‘Alaihi wa sallam untuk mempelajari, mengamalkan dan mengajarkan kebaikan, karena kebaikan itu akan menerangi orang-orang yang mempelajarinya, mengamalkannya dan mengajarkannya saat ia berada di dalam kuburan-kuburan mereka sehingga mereka tidak merasakan kesepian di tempat mereka.”
(Ahmad bin Hanbal, az-Zuhd, 1/68)



