Allah ﷻ berfirman,

يَعۡلَمُ خَآئِنَةَ ٱلۡأَعۡيُنِ وَمَا تُخۡفِي ٱلصُّدُورُ

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (Qs. Ghafir : 19)

Barangsiapa yang merenungkan hal ini dan mempelajarinya, maka ini adalah sebesar-besarnya cambuk dan pencegah dari berbuat maksiat.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang makna ayat ini,

”Allah ﷻ mengabarkan tentang ilmu-Nya yang sempurna yang meliputi segala sesuatu, yang besar maupun yang kecil agar manusia berhati-hati dari pengawasan Allah ﷻ terhadap mereka, hingga mereka merasa malu kepada Allah ﷻ dengan sebenar-benarnya dan bertakwa kepada-Nya dengan sesungguhnya, merasa selalu diawasi oleh Allah ﷻ yang selalu melihatnya. Karena Allah ﷻ mengetahui mata yang khianat meskipun zhahirnya amanat. Dia ﷻ mengetahui apa yang dirahasiakan oleh dada-dada mereka.” (Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Azhim, 7/127)