Renungkanlah Firman Allah ﷻ!

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ


Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.


Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.

(Qs. Al-Baqarah: 152–153)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

“Setelah Allah ﷻ selesai dari memberi penjelasan tentang perintah untuk bersyukur, lalu Allah ﷻ mengikutinya dengan penjelasan mengenai sabar, Allah ﷻ memerintahkan untuk bersabar.

Dia juga memberikan arahan untuk meminta pertolongan (kepadanya) melalalui sabar dan shalat.

Hal itu karena keadaan seorang hamba tidak terlepas dari nikmat yang harus disyukurinya atau berada dalam niqmah (cobaan) yang harus dia bersabar dalam menghadapinya.”

[Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Azhim, 1/446]