Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ خَوَّانًا أَثِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa.” (an-Nisa: 107)

Isa bin Maryam عَلَيْهِ السَّلَامُ mengatakan,

“Dekatkanlah diri kalian kepada Allah dengan membenci para pelaku kemaksiatan dan carilah keridhaan-Nya dengan menjauhkan diri dari mereka.”

Mereka (para pengikut Isa عَلَيْهِ السَّلَامُ yang setia) bertanya,

“Lantas, siapakah gerangan orang yang selayaknya kami jadikan teman duduk?”

Isa عَلَيْهِ السَّلَامُ pun menjawab,

“Orang yang kala kalian melihatnya akan mengingatkan kalian kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.

“Orang yang amal perbuatannya akan mendorong kalian untuk lebih mencintai kehidupan akhirat.

“Dan, orang yang ucapannya akan dapat menambah ilmu (yang bermanfaat) kepada kalian.”

(Abu Nu’aim Ahmad bin Abdillah al-Ashbahani, ‘Hilyatu al-Auliya Wa Thabaqatu al-Ashfiya’, 7/46)