Wahai manusia, sungguh Anda lemah!

وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا

“Dan manusia diciptakan (bersifat) lemah” (an-Nisa: 28)

Wahai manusia, sungguh tipu daya musuhmu, setan itu, dia pun lemah!

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah” (an-Nisa: 76)

Manusia dan setan, sama-sama lemah, namun bagaimana bisa seorang manusia atau banyak dari mereka seringkali terkalahkan oleh setan hanya dengan bisikannya yang ia bisikan ke dada mereka?

Jawabannya, karena sang manusia itu kurang kuat dalam memohon bantuan dan perlindungan diri kepada Dzat yang Maha Kuat, Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى. Cobalah amalkan selalu resep dalam al-Qur’an,

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (Fushshilat : 36)

Allah perintahkan manusia yang lemah agar meminta tolong kepada Tuhan Dzat yang Maha Lembut (untuk mengalahkan) tipu daya setan yang lemah agar Dia melindunginya dari setan, membantunya mengalahkan setan.

Barang siapa berada dalam pertolongan Allah yang Maha Agung, niscaya tipu daya setan yang terkutuk tak akan membahayakannya.

Barang siapa berada dalam pertolongan Allah, Penguasa yang Kuat yang Maha Pemberi, niscaya tipu daya setan sang pendusta tak akan membahayakannya.

Barang siapa berada dalam pertolongan Allah, Raja yang Maha Perkasa, niscaya tipu daya setan sang pendusta tak akan membahayakannya.

(Ibnul Jauzi, “Bustan al-Wa’izhin Wa Riyadh as-Sami’in”, 1/10)