Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfriman,
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (al-Anbiya : 35)
Sebagian orang sholeh mengatakan:
“Kehidupan manusia berada di antara empat hal,
(Pertama) Boleh jadi ia berada di dalam ketaatan. Jika demikian, maka hendaknya ia melanjutkan.
(Kedua) Boleh jadi ia berada di dalam sebuah kemaksiatan. Jika demikian, maka hendaknya ia beristighfar (memohon ampunan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى)
(Ketiga) Boleh jadi ia berada di dalam kenikmatan. Jika demikian, maka hendaknya ia bersyukur (kepada-Nya).
(Keempat) Boleh jadi ia berada dalam cobaan. Jika demikian, maka hendaknya ia bersabar.



