[Pertanyaan]:

Apa implikasi dari budaya suap terhadap aqidah seorang muslim?

[Jawaban]:

Suap dan perbuatan maksiat selainnya dapat melemahkan iman dan membuat Rabb (Tuhan semesta alam) murka serta menyebabkan setan mampu memperdayai seorang hamba untuk kemudian menjerumuskannya ke jurang maksiat-maksiat yang lain.

Oleh karena itu, adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah untuk berhati-hati terhadap suap dan seluruh perbuatan maksiat. Di samping itu, harus mengembalikan suap tersebut kepada pemiliknya bila memang dapat dia lakukan. Jika tidak, maka dia sedekahkan senilainya mewakili pemiliknya kepada kaum fakir, disertai dengan taubat yang tulus, semoga saja Allah berkenan menerima taubatnya.

(Kitab ad-Da’wah, Juz I, hlm. 157, dari fatwa Syaikh Ibnu Baz)