Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى berfirman :

وَلَا تَنْسَوُا الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ

“Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu” (Al-Baqarah: 237)

Ayat ini merupakan salah satu kaidah tentang perilaku (etika) yang menunjukkan keagungan dan komprehensifnya agama ini serta keagungan prinsip-prinsip pokoknya.

Dalam realita kehidupan kita ada banyak temmpat untuk mengaplikasikan kaidah al-Qur`an yang mulia Ini :

Para tetangga yang telah berpisah (ataupun belum berpisah) memiliki bagian dari kaidah ini, dan jamaah masjid juga memiliki bagian darinya, bahkan juga pegawai dan pembantu yang baik pelayanannya.

Dan kaidah ini memiliki kehadiran yang kuat dalam muamalah, sehingga sebagian ulama berkata,

“Di antara berkahnya rizki : seorang hamba tidak melupakan keutamaan (yang terjadi) dalam muamalahnya, sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

وَلَا تَنْسَوُا الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ

“Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu”, dengan memudahkan bagi orang-orang yang berada dalam keadaan lapang, dan menangguhkan tempo bagi orang-orang yang berada dalam kesulitan, serta saling memberi kemudahan dalam jual beli dengan apa yang mudah (untuk diberikan), baik itu sedikit maupun banyak, maka dengan hal itulah seorang hamba memperoleh kebaikan yang banyak.” (Bahjah Qulub al-Abrar, hal. 37)

Kita memohon kepada Allah ta’ala agar menunjuki kita kepada akhlak dan perbuatan yang paling baik; tidak ada yang dapat menunjuki kepada (akhlak dan perbuatan) yang paling baik tersebut kecuali Dia, dan agar Dia melindungi kita dari (akhlak dan perbuatan) yang buruk; karena tidak ada yang dapat melindungi darinya kecuali Dia Yang Mahasuci.

[Dr. Umar Bin Abdullah Al-Muqbil, Qawa’id Qur’aniyyah, hal.27]