Allah ﷻ berfirman,
فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Apabila kamu memasuki rumah-rumah hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(Nya) bagimu, agar kamu mengerti.”
(Qs. an-Nuur : 61)
Diriwayatkan melalui Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda,
إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ يَكُوْنُ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ
Jika kamu memasuki rumahmu, maka ucapkanlah salam. Ucapan salammu itu akan membawa keberkahan bagi dirimu dan keluargamu
(HR. at-Tirmidzi)
Fat-hi Muhammad ath-Thahir mengatakan,
“Ketika kehidupan seseorang dan keluarganya diliputi oleh keberkahan, maka betapa berharganya makna salam yang mendatangkannya meskipun tanpa uang atau jerih payah.”
Haa-Kadza Yablugh al-Hubb Bainahuma; Daliluka ilaa as-Sa’aadah az-Zaujiyah, e.id, 201





