Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. “ (al-Ankabut : 64)
Jika kehidupan sekarang disandingkan dengan kehidupan yang abadi, akan ditemukan kenyataan bahwa tiap nafas kehidupan sebanding dengan beribu-ribu tahun nikmat tanpa akhir. Atau sebaliknya. Jadi jelas bahwa waktu tidak ada tandingannya.
Maka janganlah buang permata umurmu yang berharga tanpa amal apa pun.
Jangan biarkan waktumu yang sangat bernilai pergi tanpa ganti apa pun.
Berusahalah agar tiap nafasmu tidak kosong dari amal ketaatan atau ibadah yang mendekatkanmu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
(Ibnu Qudamah al-Maqdisi, Washiyyah al-Imam Muwaffaquddin Ibnu Qudamah al-Maqdisi, 1/17)



