Suatu hari, Juha pergi berjalan-jalan sambil mengendarai keledai kesayangannya.

Karena terlalu asyik menikmati perjalanan, ia tidak menyadari bahwa ia telah tersesat.

Setelah beberapa lama kemudian, Juha baru menyadari bahwa ia telah tersesat.

Juha pun mulai khawatir dan panik.

Saat seperti itu keadaannya, ia berpapasan dengan seorang lelaki yang ia kenal.

Melihat Juha bersama keledainya berada di tempat itu, lelaki itu pun bertanya kepada Juha, “Wahai Juha! Apa yang sedang Anda lakukan di tempat ini?”

Karena gengsi dan malu jika temannya mengetahui kalau Juha sedang tersesat, Juha pun berkata, “Keledaiku ini sedang ada keperluan di tempat ini, dan aku ingin menemaninya sampai ia menyelesaikan keperluannya.”