Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:
زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari Kiamat. Dan Allah memberi rizki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.“ (al-Baqarah : 212)
Kehidupan dunia telah diberikan kepada orang-orang kafir, lalu mereka tertipu dengan perhiasan dan kemewahannya.
Kewajiban seorag muslim adalah tidak boleh tertipu oleh kehidupan dunia dan menjadikan akhirat sebagai tujuannya serta mati syahid di jalan Allah menjadi cita-citanya.
(Ibnu Mubarak, az-Zuhd (Muqaddimah), hal. 20)



