Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى berfirman,
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
“Kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendagurau, sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?.” (al-An’am: 32)
Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى mengkabarkan, sebagai pengingat, wejangan dan nasihat, seraya berfirman,
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ
“Kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendagurau”
Maka, waspadalah! Janganlah Anda terpedaya dengan apa-apa yang ada di dalamnya berupa kesenangan dan kelezatan-kelezatan. Karena sesungguhnya kenikmatannya bakal hilang. Keadaannya seperti keadaan orang yang bermain-main dan sendagurau, kemudian ia tidak mendapatkan hasil apa-apa setelah lama melakukan permainan dan sendaguraunya.
Adapun negeri akhirat itu lebih baik, akan tetapi bagi orang-orang yang memelihara diri dari kesyirikan, keburukan dan kemaksiatan.
Maka, mengapa kamu sedemikian antusias terhadap sesuatu yang fana itu (dunia) dan berpaling dari sesuatu yang kekal (akhirat), tidakkah kamu mengerti?
Petunjuk Ayat
Di antara petunjuk ayat ini adalah nasehat al-Qur’an bagi orang-orang yang berakal agar mereka tidak terpedaya dengan kehidupan dunia dan mengabaikan urusan (kehidupan) akhirat, dan kehidupan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.
(Jabir bin Musa al-Jazairi, Aisir at-Tafasir Li Kalami al-‘Aliy al-Kabir, 2/51)



