Setiap saat, wajib atas kita untuk mewaspadai penghalang-penghalang yang akan menghalangi seseorang dalam perjalanannya menuju kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan mencapai keridhaan-Nya.

Penghalang perjalanan yang sangat berbahaya itu ada tiga ;
(1) Menyekutukan Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَال,
(2) Bid’ah dalam agama, dan
(3) Kemaksiatan-kemaksiatan dengan segala macamnya.

Penghalang berupa kesyirikan, dihindari dengan memurnikan tauhid kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan meng-esa-kan-Nya dengan ibadah.

Penghalang berupa bid’ah, dihindari dengan melazimi sunnah dan mengikuti petunjuk Nabi ﷺ.

Adapun penghalang berupa maksiat, dihindari dengan menjauhkan diri darinya dan bertaubat dengan taubat nasuha ketika terjatuh di dalamnya.

(Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr, “al-‘Awaaiq.”)