Shidqah az-Zahid berkata, kami pernah keluar bersama Dawud ath-Tha’i untuk mengiringi jenazah di Kufah. Lalu Dawud duduk di pinggir ketika jenazah dikuburkan. Maka orang-orang datang dan duduk di dekat beliau, lalu beliau menyampaikan nasehatnya,
“Siapa yang takut terhadap ancaman Allah, niscaya sesuatu yang jauh akan dia rasakan dekat.
Siapa yang panjang angan-angannya, niscaya amalannya akan melemah.
Segala sesuatu yang akan datang adalah dekat.
Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya segala hal yang menyibukkanmu dari Allah akan menjadi kesialan bagimu.
Ketahuilah bahwa penghuni kubur hanya berbahagia dengan apa yang sudah mereka persembahkan (kepada Rabb mereka) dan menyesali apa yang mereka tinggalkan, sementara pemburu dunia saling berperang dan berlomba-lomba mengejar apa yang disesali oleh para penghuni kubur.”
(Ibnul Jauzi, Shifatu ash-Shafwah, 3/135)



