Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

“Ikutilah apa (al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Nabi Muhammad) dari Tuhanmu. Tidak ada Tuhan (yang hak) selain Dia. Berpalinglah pula dari orang-orang musyrik.” (al-An’am : 106)

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,
“Barangsiapa yang membaca al-Qur’an dan mengikuti apa yang ada di dalamnya, maka Allah ta’ala akan menunjukinya dari kesesatan dan menjaganya dari hisab yang buruk di hari Kiamat.”

Dan hal itu karena Allah Tabarakallah berfirman,

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى

“Maka siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (Thaha : 123)

(Muhammad bin Ahmad al-Qurthubiy, Tasfir al-Qurthubiy, 1/9)