Seorang bapak (sebut saja pak Abd) mempunyai kebiasaan aneh, hampir setiap makanan yang ia jumpai tak luput dari ciuman hidungnya. Maka pada suatu hari ketika kami melaksanakan kerja bakti di sebuah masjid, tepatnya pada waktu istirahat, kami duduk-duduk sambil menikmati hidangan makanan. Tiba-tiba datanglah pak Abd mendekati kami, pandangannya tertuju pada makanan dan minuman, beliaupun mengambil satu-persatu dari makanan itu, kemudian menciumanya. Maka salah seorang dari kami berkata: “Pak Abd selalu membawa kebiasaan anehnya”.

Mendengar perkataan itu pak Abd hanya tersenyum. Maka salah seorang bapak (sebut saja pak Adi) menyahut sambil bercanda: “Maaf pak, bukannya saya mencela, tapi saya teringat kebiasaan monyet, ketika ia mendapati makanan, maka ia selalu menciumnya terlebih dahulu sebelum memakannya”.

Sambil tersipu malu Pak Abd menjawab: “Ya, betul”.

Setelah kejadian itu kami tidak lagi melihat pak Abd melakukan kebiasaan aneh itu.