Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى berfirman,

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى ، وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ، فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى

“Maka barang siapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (Surga), maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).” (Qs. al-Lail: 5-7)

Syaikh as-Sa’di رَحِمَهُ اللهُ mengatakan, “Ayat-ayat ini menghimpun seluruh sebab-sebab diperolehnya kebahagiaan, karena sebab-sebab kebahagiaan itu ada tiga;

  1. Mengerjakan perintah (أَعْطَى),
  2. Menjauhi larangan (وَاتَّقَى),
  3. Membenarkan apa-apa yang dikabarkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى dan RasulNya (وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى).

Maka, barang siapa dapat menghimpun ketiga hal ini,

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى

“Maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan)”

(As-Sa’di, Taisir al-Lathif al-Mannan, hal. 332)