Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

“Wahai manusia ! Kamulah yang memerlukan Allah ; dan Allah Dialah yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji.” (Fathir : 15)

Abdullah bin Dinar meriwayatkan bahwa sesungguhnya Lukman pernah berkata kepada putranya,

“Wahai putraku, letakkan dirimu di hadapan Rabbmu sebagai sesuatu yang tidak dibutuhkan-Nya sedangkan kamu sangat membutuhkan-Nya.

Duhai putraku, jadilah orang yang tidak mencari pujian manusia dan tidak mencatat berbagai kejelekan mereka.

Jiwanya bersusah payah terhadap dirinya sendiri sehingga manusia dapat beristirahat darinya.“

(Ahmad bin Hanbal, az-Zuhd, 1/105)